Senin, 29 Agustus 2016

CRM di badan Swasta atau perorangan



Perseroan terbatas
Perseroan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).
Yayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BADAN USAHA PERORANGAN
Bagi anda yang sudah terjun di dunia bisnis, pasti tidak asing dengan berbagai macam bentuk atau jenis usaha. Ada badan usaha perseorangan, persekutuan komanditer (CV), Firma, Perseroan Terbatas (PT) dan beberapa yang lain.
Akan tetapi, banyak dari para pengusaha tersebut belum mengetahui dengan pasti apa kelebihan dan kelemahan badan usaha tersebut. Salah satu yang akan saya bahas kali ini adalah usaha perseorangan
Perusahaan perseorangan ini adalah usaha yang dimiliki oleh seseorang, dan ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap risiko dan kegiatan perusahaan.
Kelebihan perusahaan perseorangan adalah :
  1. Seluruh laba menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan memungkinkan pemilik menerima 100% laba yang dihasilkan perusahaan.
  2. Kepuasan Pribadi. Prinsip satu pimpinan merupakan alasan yang baik untuk mengambil keputusan.
  3. Kebebasan dan Fleksibilitas. Pemilik perusahaan perseorangan tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil keputusan.
  4. Sifat Kerahasiaan. Tidak perlu dibuat laporan keuangan atau informasi yang berhubungan dengan masalah keuangan perusahaan. Dengan demikian masalah tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh pesaing.
Sedangkan kelemahan perusahaan perseorangan adalah :
  1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Artinya seluruh kekayaan pribadinya termasuk sebagai jaminan terhadap seluruh utang perusahaan.
  2. Sumber keuangan terbatas. Karena pemiliknya hanya satu orang, maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuannya.
  3. Kesulitan dalam manajemen. Semua kegiatan seperti pembelian, penjualan, pembelanjaan, pengaturan karyawan dan sebagainya dipegang oleh seorang pimpinan. Ini lebih sulit apabila manajemen dipegang oleh beberapa orang.
  4. Kelangsungan usaha kurang terjamin. Kematian pimpinan atau pemilik, bangkrut, atau sebab-sebab lain dapat menyebabkan usaha ini berhenti kegiatannya.








1.      CV COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAP
Pengertian Persekutuan Komanditer terdapat dalam pasal 19 Kitab  Undang-undang Hukum Dagang, yaitu: Ayat 1:
“Persekutuan secara melepas uang yang dinamakan persekutuan
komanditer, didirikan antara satu orang atau beberapa sekutu yang
secara tanggung menanggung bertanggung jawab untuk seluruhnya
pada pihak satu, dan satu orang atau lebih sebagai pelepas uang pada
pihak lain.”
Ayat 2:
“Dengan demikian bisalah terjadi suatu persekutuan itu pada suatu
ketika yang sama merupakan persekutuan firma terhadap sekutu firma
di dalamnya dan merupakan persekutuan komanditer terhadap pelepas
uang.”
Untuk mendirikan CV, para pendiri CV tidak memerlukan formalitas,  artinya pendirian CV dapat dilakukan, baik dengan lisan maupun  tulisan. Apabila dilakukan dengan tulisan maka dapat dilakukan  dengan akta otentik ataupun akta di bawah tangan. Juga tidak ada  keharusan dari pendiri CV untuk melakukan pendaftaran dan juga tidak ada keharusan untuk diumumkan dalam Lembaran Negara. Dengan  demikian CV tidak dapat dikategorikan sebagai badan hukum  Sebagaimana halnya Perusahaan Perorangan/ Perusahaan Dagang.  Tetapi pada saat ini berdasarkan pengamatan Purwosutjipto, “dalam  praktek di Indonesia menunjukkan suatu kebiasaan bahwa orang  mendirikan CV berdasarkan akta Notaris, didaftarkan di Kepaniteraan
Pengadilan Negeri yang berwenang (di wilayah tempat kedudukan CV)  dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara R.I.”

CRM Di Pemerintah atau negeri



PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) PADA
MANAJEMEN PEMASARAN CV SEKAR SARI FLORIST
KAYOON SURABAYA


PENDAHULUAN
Di era globalisasi seperti sekarang ini, banyak sekali bermunculan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),
terutama di negara-negara berkembang, termasuk salah satunya adalah Indonesia. UMKM sering dikaitkan dengan
masalah-masalah ekonomi dan sosial dalam negeri seperti tingginya tingkat kemiskinan, besarnya jumlah
pengangguran, ketimpangan distribusi pendapatan, proses pembangunan yang tidak merata antara daerah perkotaan dan
pedesaan, serta masalah urbanisasi. Perkembangan UMKM diharapkan dapat memberikan kontribusi positif yang
signifikan terhadap upaya-upaya penanggulangan masalah-masalah tersebut.
Sejak zaman penjajahan Belanda, mulai bermunculan pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan bunga
sepanjang hari. Semakin hari, jumlah penjual bunga ini semakin banyak, dan akhirnya di tertibkan dan dialokasikan di
jalan kayon oleh Pemerintah Kota (Pemkot). Kayoon merupakan tempat dimana penjual bunga itu berkumpul dan
melakukan transaksi hingga kini.
Kayoon pada era sebelumnya, bukan Kayoon yang dapat dilihat seperti sekarang ini, bangunan pasar yang
terkotak-kotak rapi, merupakan inisiatif dari pedagang bunga itu sendiri. Mereka berinisiatif untuk membangun pasar,
dan membentuk paguyuban pedagang bunga, yang kini beranggotakan delapan puluh toko bunga. Salah satunya adalah
CV Sekar Sari Florist.
Awal mula berdirinya CV Sekar Sari Florist ini dapat dikatakan karena perjuangan untuk bertahan hidup dari
sang pemilik, yaitu Bapak Bambang Supriadi. Beliau pernah memiliki jabatan yang cukup tinggi di PT Ultra Jaya,
namun karena krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998, beliau memilih untuk memulai bisnis pribadi di bidang
florist ini.
Dalam perjalanan usahanya, kiprah CV Sekar Sari Florist tidak melulu mulus, ada beberapa kendala dan
masalah yang dialami oleh CV Sekar Sari Florist, diantaranya adalah masalah beralihnya pelanggan ke penyedia jasa
merangkai bunga papan atau florist lainnya. Dari data pelanggan yang tersedia, terdaftar 1.123 pelanggan yang
menggunakan jasa CV Sekar Sari Florist, namun sayangnya hanya terdapat 111 pelanggan loyal atau pelanggan yang
sering bertransaksi dengan CV Sekar Sari Florist yang berarti hanya sebesar 9,8% dari keseluruhan pelanggan.
Dalam Kuliah Praktik Bisnis (KPB) kali ini, mahasiswa akan turut membantu dalam pemecahan masalahnya.
Yaitu menerapkan manajemen hubungan yang dalam bahasa inggris Customer Relationship Management (CRM),
dimana diharapkan CV Sekar Sari Florist memiliki hubungan yang baik dengan pelanggan, kemudian pelanggan
menjadi semakin loyal, sehingga memungkinkan terjadinya pembelian kembali (repeated buying).
PEMBAHASAN
Kajian Literatur
Menurut Kotler Keller (2009 : 148), Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM-Customer Relationship
Management) adalah proses mengelola informasi rinci tentang pelanggan perorangan … untuk memaksimalkan
loyalitas pelanggan.
Sasaran utama dari CRM adalah untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan profitabilitas
perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan (behavior) pelanggan. CRM bertujuan untuk
menyediakan umpan balik yang lebih efektif dan integrasi yang lebih baik dengan pengendalian return on investment
(ROI) di area ini. (Wordpress.com).
Dalam membangun hubungan dengan pelanggan, juga didapat manfaat ekonomis seperti yang ditulis oleh James G.
Barnes (2003 : 33) dalam bukunya Secrets of Customer Relationship Management. Manfaat ekonomis tersebut tentu
saja karena unsur relasi atau hubungan, karena relasi memberikan kontribusi pada peningkatan kemampuan
menghasilkan keuntungan.
Menurut Kotler & Keller (2009 : 5) Inti dari pemasaran (marketing) adalah mengidentifikasi dan memenuhi
kebutuhan manusia dan sosial. Sedangkan menurut beliau, manajemen pemasaran adalah seni dan ilmu memilih pasar
sasaran dan meraih, mempertahankan, serta menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menghantarkan, dan
mengomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Pengertian manajemen
pemasaran tersebut merupakan pengertian gabungan dari dua kata tersebut. Istilah manajemen secara sederhana sering
diartikam sebagai pengelolaan, pengaturan, pembinaan, penataan, dan istilah-istilah lainnya. Pengertian manajemen
secara luas (definisi) sangat banyak sekali, tetapi dari definisi-definis yang ada tersebut secara garis besar memiliki
unsur-unsur yang hamper sama. Manajemen secara umum diartikan sebagai suatu proses yang didalamnya secara garis
besar tercakup fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, pengawasan, dan pengevaluasian.
(bayu69ekonoms.wordpress.com).
Pembahasan mengenai Customer Relationship Management (CRM) bukan hal baru lagi, karena sebelumnya
sudah ada beberapa penulis yang mengangkat topik ini seperti:
Tabel 2.1 Artikel Terdahulu
No. Judul Artikel Penulis Tahun Sumber
1. Penerapan CRM (Customer
Relationship Management) Pada
Pemasaran Tanaman Anggrek.
Triyadi 2008 repository.ipb.ac.id
2. Penerapan Customer Relationship
Management Di Dalam
Perusahaan Untuk Meningkatkan
Loyalitas Konsumen
Adhicipta
Raharja
Wirawan
2010 www.scribd.com
3. Penerapan Strategi Customer
Relationship Management Dalam
Meningkatkan Loyalitas
Pelanggan Suatu Perusahaan
Mustafid
Arofata
2011 research.amikom.ac.id
Sumber: diolah penulis 2012.
Dari tiga penelitian terdahulu di atas, dapat disimpulkan bahwa merupakan suatu hal yang sangat penting
untuk menerapkan CRM dalam tiap perusahaan, agar memiliki hubungan yang personal dengan pelanggan sehingga
mengetahui kebutuhan pelanggan, memfokuskan diri dan memperbaiki pelayanan kepada pelanggan potensial, dan
menambah jumlah pelanggan loyal demi menaikkan nilai atau profit perusahaan.
HASIL KULIAH PRAKTIK BISNIS
CV Sekar Sari Florist, didirikan pada bulan Juli 1999 oleh Bambang Supriadi, seorang perangkai bunga yang
sudah berpengalaman merangkai berbagai jenis, macam, dan bentuk karangan bunga yang aktual pada saat ini.
Berlokasi di tengah kota Surabaya, yaitu bertempat di Pasar Bunga Kayoon C-26. Lokasinya yang strategis
membuat pelanggan mudah menjangkau, dan lagi ditunjang dengan adanya beberapa akses informasi seperti fax,
handphone, serta website yang representative.
Pada awalnya CV Sekar Sari Florist hanya menyediakan rangkaian bunga segar, bunga tangan, serta papan
ucapan selamat. Namun seiring berjalannya waktu, ditambah lagi dengan banyaknya kepercayaan yang diberikan oleh
pelanggan, kini CV Sekar Sari Florist mengerjakan semua sektor produk bunga.
Secara rutin, CV Sekar Sari Florist menerima bermacam-macam rangkaian bunga dan papan letter ucapan
selamat. CV Sekar Sari Florist juga menerima persewaan bunga pot, pemeliharaan taman di kantor, pabrik, serta
perumahan. Selain itu, pengerjaan dekorasi pelaminan dan acara rapat pun dilakukan.
CV Sekar Sari Florist ini tidak hanya hidup dan berkarya sendirian saja, namun tergabung juga dalam
Paguyuban Pedagang Pasar Bunga Kayon, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), dan juga bergabung
dengan Aliansi Paguyuban Pedagang Pasar Surabaya (AP3S). Selain itu, CV Sekar Sari Florist juga memiliki hubungan
kerjasama dengan petani bunga mawar di Batu, desa Tulungrejo, Selekta dan petani bunga krisan di Nongkojajar,
Pasuruan, Pacet, Batu, dan beberapa supplier lain dari Surabaya sehingga memudahkan pekerjaan Pak Bambang.
Demi menunjang kesuksesan di masa yang akan dating. CV Sekar Sari Florist memiliki Visi dan Misi
Perusahaan seperti di bawah ini:
• VISI:
Menjadi toko bunga dengan sistem yang professional dari segi bisnis, pelayanan serta persaingan di kelasnya.
• MISI:
Melayani kepuasan pelanggan dalam bisnis bunga dengan kualitas, ketepatan waktu dan pengaturan manajemen
yang baik dengan bergabung di Aliansi Paguyuban Pedagang Pasar Surabaya (AP3S).
Dalam Kuliah Praktik Bisnis (KPB) yang sudah dilakukan, mahasiswa menemukan bahwa CV Sekar Sari Florist sudah
melakukan berbagai kegiatan di bidang pemasaran seperti:
• Pemasangan iklan di Yellow Pages
• Pembuatan brosur untuk lampiran pada saat pengiriman dan disebarkan menggunakan jasa kurir Koran
• Promosi door to door, yaitu menyebarkan brosur langsung ke perusahaan dan pelanggan yang ditarget.
CV Sekar Sari Florist sedang dalam proses menerapkan iklan di google kanan dan kiri, dan belum melakukan
Customer Relationship Management (CRM). Untuk itu, mahasiswa membantu CV Sekar Sari dalam prosesnya untuk
mencapai tujuan, yaitu beriklan di google kanan dan kiri, kemudian menerapkan CRM agar pelanggan yang lama dapat
terus memiliki hubungan dengan UMKM, dan menjadikan pelanggan biasa menjadi pelanggan loyal yang tidak
berpaling kepada florist lainnya.
Selama kegiatan KPB ini berlangsung, berbagai macam kegiatan telah dilakukan, mulai dari observasi dengan
membantu pemilik CV Sekar Sari di kayoon, menjaga pameran di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, hingga
melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan dalam rangka menjalin hubungan dengan pelanggan.
Pada saat menghadiri pameran di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, dilakukan pula kegiatan CRM yang
paling mendasar, yaitu mencari pelanggan baru. Memperkenalkan CV Sekar Sari Florist kepada calon konsumen,
bertukar contact person dan menjalin hubungan. Meskipun terlihat sederhana, namun kegiatan ini harus terus dilakukan
oleh perusahaan baik itu perusahaan lama amaupun perusahaan baru.
Kegiatan CRM yang berikutnya adalah mengklasifikasikan database pelanggan menjadi pelanggan loyal,
pelanggan yang sering melakukan transaksi, pelanggan biasa, dan pelanggan yang jarang melakukan transaksi. Kegiatan
ini bertujuan agar lebih mudah mengetahui mana pelanggan yang perlu difokuskan agar dari sana muncul profit yang
lebih tinggi.
Sedangkan untuk mempertahankan pelanggan lama, CV Sekar Sari Florist melakukan kunjungan ke beberapa
pelanggan, yaitu pada bulan November 2012 lalu, tepatnya tanggal 20, telah dilakukan kunjungan ke PDAM, PT
Mandiri Maju, dan UD Central Alumunium. Kunjungan ini dilakukan dengan maksud agar CV Sekar Sari memiliki
hubungan dengan pelanggan, terutama pelanggan yang loyal sebagai wujud penghargaan bagi mereka karena telah setia
menggunakan jasa CV Sekar Sari Florist.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Untuk mengatasi masalah belum adanya penerapan Customer Relationship Management (CRM) pada CV
Sekar Sari Florist, maka dilakukan berbagai macam kegiatan CRM, mulai dari mencari pelanggan baru,
mengklasifikasikan pelanggan, hingga melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan dalam rangka menjalin hubungan
dengan pelanggan.
Memperkenalkan CV Sekar Sari Florist kepada calon konsumen dengan bertukar contact person dan menjalin
hubungan, merupakan langkah awal untuk mencari pelanggan baru. Meskipun terlihat sederhana, namun kegiatan ini
harus terus dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan lama maupun perusahaan baru.
Kegiatan CRM yang berikutnya adalah mengklasifikasikan database pelanggan menjadi pelanggan loyal,
pelanggan yang sering melakukan transaksi, pelanggan biasa, dan pelanggan yang jarang melakukan transaksi. Kegiatan
ini bertujuan agar lebih mudah mengetahui mana pelanggan yang perlu difokuskan agar dari sana muncul profit yang
lebih tinggi.
Sedangkan untuk mempertahankan pelanggan lama, CV Sekar Sari Florist melakukan kunjungan ke beberapa
pelanggan, yaitu pada bulan November 2012 lalu, tepatnya tanggal 20, telah dilakukan kunjungan ke PDAM, PT
Mandiri Maju, dan UD Central Alumunium. Kunjungan ini dilakukan dengan maksud agar CV Sekar Sari memiliki
hubungan dengan pelanggan, terutama pelanggan yang loyal sebagai wujud penghargaan bagi mereka karena telah setia
menggunakan jasa CV Sekar Sari Florist.
Ada banyak hal yang dapat diambil dari kunjungan yang telah dilakukan, mulai dari mengetahui bidang usaha
pelanggan, menjadi konsultan bisnis bagi pelanggan, bahkan mengenal secara pribadi bagian penjualan dari perusahaan
yang menjadi pelanggan CV Sekar Sari Florist ini.
Aktivitas CRM pada dasarnya memiliki tiga bagian penting, yaitu: memperoleh pelanggan baru, meningkatkan
pelayanan, dan mempertahankan pelanggan lama. Tujuan CRM adalah untuk dapat mengenal pelanggan secara lebih
personal dan dapat melayani mereka sesuai kebutuhan.
Kegiatan CRM yang telah dilakukan di CV Sekar Sari Florist sebenarnya sudah mencakup beberapa aspek
utama seperti:
- Membangun database pelanggan:
Database pelanggan adalah sekumpulan data dan informasi pelanggan yang digunakan untuk keperluan
pemasaran.
Database merupakan sarana komunikasi dua arah antara pelanggan dan CV Sekar Sari Florist itu sendiri agar
tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara dua pihak.
Database pelanggan merupakan kunci utama penerapan aktivitas CRM, karena database pelanggan merupakan
aset utama perusahaan yang hanya dimiliki oleh CV Sekar Sari Florist, dan sangat berbahaya apabila database ini
dimiliki oleh pesaing baik itu didalam paguyuban Kayoon maupun diluar. Adapun beberapa data pesaing yang
dimiliki oleh CV Sekar Sari Florist (Lampiran 1).
- Analisa pelanggan
Mengklasifikasikan manakah pelanggan yang loyal, pelanggan yang sering melakukan transaksi, pelanggan
yang biasa, bahkan pelanggan yang sering complain juga dicatat di database (Lampiran 2). Kegiatan analisis ini
dilakukan bersama dengan bagian administrasi dari CV Sekar Sari Florist sehingga menjadi mudah karena bagian
administrasi yang berhubungan dengan pelanggan pada saat pemesanan sehingga paham benar mana pelanggan
yang loyal dan sering melakukan transaksi pemesanan karangan bunga dari CV Sekar Sari Florist.
- Menjalin hubungan dengan pelanggan
Melakukan kunjungan, menjalin komunikasi dan hubungan personal dengan pelanggan lama agar pelanggan
tidak berpaling kepada kompetitor, namun makin menjadi semakin loyal dengan perusahaan. Dengan melakukan hal-hal
simple seperti diatas, sebenarnya tanpa sadar CV Sekar Sari dapat menanamkan nilai di benak konsumen atau
pelanggan sehingga CV Sekar Sari mampu menjadi Top of Mind bagi pelanggan.
Sasaran dari CRM yang akan diterapkan di CV Sekar Sari Florist adalah untuk meningkatkan pertumbuhan
jangka panjang dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan pelanggan dan
tujuan utamanya adalah untuk menarik pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama, mengurangi biaya pemasaran
dan pelayanan pelanggan, menyediakan barang dan jasa yang benar-benar dibutuhkan dan diinginkan konsumen dan
pelanggan seperti memberikan layanan kustomisasi pemilihan rangkaian warna dan bunga.
Kegiatan CRM apabila dilakukan secara terus menerus dapat menciptakan loyalitas pelanggan terhadap
perusahaan, dan berujung pada meningkatnya profit perusahaan. Hasil dari kegiatan CRM yang nantinya akan
dilakukan oleh CV Sekar Sari Florist ini tidak dapat dirasakan langsung, namun dapat dirasakan di kemudian hari
secara bertahap, entah naiknya jumlah pelanggan, dan perpindahan kategori pelanggan dari yang biasa menjadi loyal.
Kunjungan terhadap pelanggan loyal yang telah dilakukan beberapa kali oleh CV Sekar Sari Florist yaitu pada
bulan November 2012 lalu, tepatnya tanggal 20, telah dilakukan kunjungan ke PDAM, PT Mandiri Maju, dan UD
Central Alumunium, diharapkan dapat menjadikan pelanggan tersebut menjadi semakin loyal terhadap CV Sekar Sari
florist.
Kunjungan merupakan kegiatan CRM yang sangat ampuh apabila dilakukan secara konsisten dan terusmenerus, hanya saja kegiatan ini membutuhkan effort yang lebih daripada kegiatan CRM lainnya, untuk itu perlu
dilakukan kegiatan CRM yang dirasa efektif, tidak merepotkan dan tidak mengganggu pelanggan dalam segi waktu.
Kegiatan CRM tambahan yang diusulkan untuk CV Sekar Sari Florist adalah dengan memberikan ucapan
selamat kepada pelanggan yang berulang tahun atau merayakan hari jadi perusahaannya. Kegiatan ini pun dapat
dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Kegiatan ini juga dipermudah dengan kehadiran media sosial seperti
facebook untuk mengingatkan tanggal ulang tahun atau hari jadi, sehingga CV Sekar Sari Florist dapat dengan mudah
pula untuk mengingat dan memberikan ucapan.
Dalam penerapannya, CRM harus dilakukan secara bertahap, dan disesuaikan dengan kebutuhan dari CV
Sekar Sari Florist. Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuan CRM, dan bagian yang akan
menerapkan CRM sangat perlu di edukasi tentang hal terkait, kemudian kegiatan yang selanjutnya dilakukan bisa
dimulai dengan mencari data pelanggan, dan hal ini telah dilakukan oleh CV Sekar Sari florist, terbukti dengan adanya
database daftar nama pelanggan. Kemudian melakukan komunikasi dengan pelanggan, hal ini dapat dilakukan melalui
telepon, media sosial, bahkan kunjungan secara langsung yang sudah diterapkan CV Sekar Sari Florist sebagai gerakan
pembaharu dalam kegiatan CRM tersebut. Hal yang terpenting dan mungkin belum sering dilakukan oleh CV Sekar
Sari Florist adalah melakukan survei terhadap kepuasan pelanggan, hal ini dapat dilakukan dengan cara
mendokumentasikan karangan bunga yang sudah dikirim, mengirimkan foto tersebut, dan mewawancarai melalui
panggilan telepon, apakah karangan bunga yang dipesan dan dikirim sudah memenuhi keinginan dan harapan dari
pelanggan atau tidak, apabila tidak maka langsung ditanyakan apakah harapan konsumen di masa mendatang agar untuk
pemesanan berikutnya, CV Sekar Sari Florist dapat menjawab keinginan pelanggan.
Sekumpulan kegiatan yang dijabarkan di atas tadi adalah sekumpulan kegiatan CRM sederhana yang dapat diterapkan
di CV Sekar Sari Florist guna meningkatkan jumlah pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama agar
dimiliki profit perusahaan dalam jangka panjang untuk masa yang akan datang
KESIMPULAN
Dalam bab ini akan diberikan kesimpulan dari analisis dan pembahasan yang mengacu pada bab sebelumnya,
bahwa setelah dilakukan berbagai kegiatan pemasaran, dapat disimpulkan bahwa CRM merupakan hal baru yang perlu
diterapkan secara terus-menerus oleh CV Sekar Sari Florist karena CRM merupakan salah satu alternatif strategi untuk
memperoleh profit melalui manajemen hubungannya dengan pelanggan.
Manajemen hubungan pelanggan sebenarnya meliputi berbagai hal seperti memperoleh pelanggan baru,
meningkatkan pelayanan, dan mempertahankan pelanggan lama. Proses yang diperlukan dalam menerapkan CRM
adalah: menganalisa pelanggan sehingga perusahaan dapat mengenali dan memahami pelanggan secara personal agar
dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Hasil yang diharapkan dengan diterapkannya CRM ini adalah manajemen hubungan yang lebih baik, meliputi
pelanggan baru yang meningkat, pelanggan lama yang tetap bahkan lebih sering melakukan transaksi, dan tercapainya
pelayanan pelanggan yang lebih baik dalam arti semakin berkurangnya complain karena CV Sekar Sari Florist makin
mampu memenuhi kebutuhan konsumen dan menjawab semua keinginan pelanggan, dengan begitu pelanggan akan
makin betah melakukan transaksi dengan CV Sekar Sari Florist karena dirasa mampu mengerti apa yang konsumen atau
pelanggan butuhkan dan inginkan.
Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan Kuliah Praktik Bisnis ini adalah:
a. Pelaksanaan CRM di CV Sekar Sari Florist apabila dilakukan secara terus-menerus, dapat meningkatkan
loyalitas pelanggan terhadap perusahaan, dan mampu menaikkan keuntungan jangka panjang.
b. Dengan dilaksanakannya CRM, maka pelanggan memiliki hubungan yang lebih mendalam dan lebih
personal dengan perusahaan, sehingga pelanggan tidak beralih ke competitor atau pesaing.
c. Lama-kelamaan penerapan kegiatan CRM akan dapat meningkatkan profit perusahaan, karena hubungan
yang terjalin dengan pelanggan, mampu membuat pelanggan untuk bertahan dan tetap mempercayai CV
Sekar Sari Florist dalam pengerjaan dan pengiriman karangan bunga.
Keterbatasan dalam penerapan Customer Relationship Management disebabkan oleh berbagai hal yaitu:
a. Tidak adanya orang yang merasa bertanggung jawab untuk menerapkan CRM kepada pelanggan. Hal ini
disebabkan tidak adanya job description yang jelas untuk setiap karyawan. Bagian administrasi
melakukan berbagai macam pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.
b. Tidak adanya waktu khusus dalam menerapkan CRM, perusahaan seharusnya menerapkan CRM secara
konsisten. Menyediakan waktu yang khusus atau hari tertentu untuk menerapkan CRM, atau melakukan
kegiatan CRM setiap selesai transaksi atau pelunasan.
c. Dalam menerapkan CRM, diperlukan biaya tambahan yang sebenarnya tidak cukup besar, namun berarti.
Perusahaan kecil dan UMKM kebanyakan belum mengerti apa pentingnya CRM sehingga meniadakan
kegiatan tersebut.
Sebagai penutup, akan diberikan saran kepada CV Sekar Sari Florist dalam mengimplementasikan CRM. Saran
yang dapat diberikan dalam penulisan ini adalah:
a. Menjalin hubungan dengan pelanggan akan sangat efektif bila dilakukan oleh orang yang sama, tidak
berganti-ganti sehingga pelanggan mudah mengingat dan hubungan yang terjalin menjadi semakin dalam.
Kegiatan CRM ini dilakukan oleh pegawai yang dapat bertemu dan berinteraksi dengan pelanggan.
b. Dalam menerapkan CRM, dibutuhkan waktu yang lebih daripada biasanya. Kegiatan ini dapat dilakukan
saat pelunasan atau di hari khusus lainnya untuk menjalin hubungan dengan pelanggan.
Perusahaan disarankan mengalokasikan dana tambahan untuk keperluan CRM, seperti biaya untuk membuat
Thank you Letter, dan ucapan selamat ulang tahun di hari jadi melalui media sosial, dan bonus lain yang dapat membuat
pelanggan menjadi senang dan mau melakukan repeated buying.

kemerdekaan



INDONESIA BISA
Indonesia merupakan tanah air yang sangat luas, banyak berbagai suku bangsa dan provinsi yang beragam. Di masa modern ini banyak masyarakat yang hampir melupakan adat istiadat yang ada di daeran tersebut, contoh banyak orang-orang yang memakai produk dari luar negeri.
 Namun masih banyak juga masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadatnya contoh orang jawa yang masih melestarikan adat istiadatnya untuk menysukuri atas nikmat yang diberikan allah dengan limpahan panen padi yang banyak dan bagus-bagus masyarakat jawa mengadakan selametan. Disamping itu pada HUT RI yang Ke-71 ini  banyak masyarakat yang memeriahkan dengan cara Upacara 17 agustusan, dan mengadakan berbagai macam perlombaan di desa-desa yang diselenggarakan dengan penuh kegembiraan . Banyak perlombaan yang biasa ada di desa-desa tersebut contoh lomba panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, tarik tambang dan masih banyak lagi. Namun dengan menyambut Hut RI indonesia juga mempunyai perlombaan tingkat internasional yang telah menseleksi para pemain indonesia yang handal dan mampu bersaing dengan sehat. Perlombaan itu adalah voli, bulu tangkis, taekwondo, dan banyak lainnya.
Selain itu juga banyak Kecamatan yang mengadakan perlombaan yaitu baris sekolah, baris umum,Karnaval sekolah dan karnaval umum. Banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam perlombaan tersebut contoh saja didesaku ikut partisipasi dalam baris umum dan karnaval, banyak sekali peserta yang ikut partisipasi dalam perlombaan itu dengan rasa senang bahagia meskipun lelah namun itu tidak menjadi masalah untuk kami semua karna kami adalah pejuang indonesia yang tidak kenal lelah.
Di samping itu Indonesia juga mempunyai banyak limpah bahan rempah-rempah, perikanan dan banyak yang lainnya. Dan itulah sedikit pengetahuanku tantang Indonesiaku tercinta ini, Terima kasih.